Piala Dunia 2022 di Republik Baitul Amin
posted 1 month ago
Bagaimana jika Surau Baitul Amin adalah sebuah negara? Apa yang akan terjadi jika Piala Dunia 2022 mendatang dilaksanakan di negara tersebut? Bagaimana jika para anshor yang mengelola surau tersebut bergabung dalam sebuah korporasi pelaksana Piala Dunia 2022?
Semua pertanyaan di atas menjadi sebuah wacana yang harus ditindaklanjuti oleh seluruh peserta pelatihan Anshorman 8 di Surau Baitul Amin, Depok. Pelatihan yang dilaksanakan mulai hari ini (6/7) hingga Kamis (8/7) lusa tersebut ditujukan untuk para anshor Surau Baitul Amin. Pelatihan ini merupakan ajang peningkatan kapasitas dan profesionalitas anshor dalam mengelola surau.
Pelatihan Anshorman 8 kali ini menggunakan sebuah metode yang dinamakan Simulasi dalam Simulasi (Simulated Simulation). Surau Baitul Amin disimulasikan sebagai sebuah negara bernama Republik Baitul Amin (RBA) yang memenangkan tender (bidding) sebagai tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia 2022. Anshor di dalamnya berperan sebagai anggota perusahaan bernama Anshorman Corporation yang ditunjuk pemerintah RBA sebagai Komite Pelaksana Piala Dunia 2022.
Panitia pelatihan sendiri, yaitu Federasi Fasilitator Sawangan (FIFAS), berperan sebagai FIFA (Federasi Internasional untuk Asosiasi-asosiasi Persepakbolaan) yang mengawasi tahap implementasi dan operasional Piala Dunia 2022. Sedangkan para as-guard (sebutan untuk jamaah surau yang ubudiyah) memainkan banyak peran. Mereka ada yang berperan sebagai tim sepakbola dari berbagai negara, penggemar tim sepakbola, rakyat sipil, dan peran-peran lainnya.
Pelatihan ini mensimulasikan berbagai hal seperti masalah keamanan, sarana dan prasarana, pertandingan, acara bahkan soal komunikasi pemasaran dan kehumasan. Sebagai media center pelatihan ini memanfaatkan situs web www.baitulamin.com.
Dengan mengambil model proses pelaksanaan Piala Dunia 2010, pelatihan ini dibagi dalam 3 tahapan proses yaitu tahap inisiasi, tahap implementasi dan tahap operasi. Tahap inisiasi yaitu berupa proses tender sudah dilakukan sejak Rabu malam (30/6) yang lalu hingga menjelang pelatihan dimulai pagi hari ini. Tahap implementasi dilakukan sejak pagi tadi hingga besok sore (7/7). Sedangkan tahap operasi dilaksanakan pada malam harinya.
Tahap operasi akan melaksanakan pertandingan futsal dari empat “negara”. Tahap ini merupakan simulasi pelaksanaan pertandingan Piala Dunia 2022. Sebagai sebuah simulasi, kegiatan ini juga akan diberlakukan tiket masuk serta menyajikan berbagai seremoni dan hiburan. Kegiatan ditutup dengan acara nonton bareng pertandingan Piala Dunia 2010 antara Spanyol dan Jerman.
Bagi anda jamaah Surau Baitul Amin yang ingin menyaksikan siaran Piala Dunia di layar lebar, silahkan datang langsung ke lokasi surau. Acara dibuka Rabu malam besok (7/7) pada jam 22.00 WIB. Untuk acara ini akan dikenakan tiket masuk seharga Rp 1.000 hingga Rp 2.000. Dengan mengikuti acara nonton bareng ini, anda juga turut menyukseskan pelatihan Anshorman 8. [MFH]
Berita Duka - Telah berpulang ke Rahmatullah Bpk. Suyanto Adhi Tomo
posted 2 months agoInna lillaahi wa inna ilaihi roji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah Bpk. Suyanto Adhi Tomo bin Wongso Tinoyo Sahimin, orangtua dari Abangda Wahyu Adhi Susanto (anshor Surau Baitul Amin Sawangan) pada hari Sabtu, 3 Juli 2010 sekitar jam 01.30 WIB dini hari.
Almarhum akan dimakamkan ba’da shubuh pagi ini di TPA Baitul Amin, Jl. Curug Raya, Kel. Curug, Kec. Bojongsari (d/h Kec. Sawangan), Depok.
Semoga Almarhum senantiasa mendapatkan Syafa’at dari Arwahul Muqaddashah dan menempati kedudukan mulia di sisi-Nya. Amin, Amin, Amin, Ya Rabbal Alamin.
- 0 notes | Comments
- Berita Duka •
Tags:
Trenki 2010 Dibuka Hari Ini
posted 2 months agoPesantren Kilat (Trenki) yang merupakan kegiatan rutin Surau Baitul Amin dibuka hari ini (02/07). Trenki kali ini diikuti oleh sekitar 50 peserta berusia 8 - 11 tahun yang berasal dari Jabodetabek dan daerah lainnya. Acara akan dibuka setelah sholat Ashar didahului dengan ice breaking.
Haul YM Buya 2010
posted 4 months ago“Karomah, Kesejahteraan dan Kesehatan adalah side effect daripada pengamalan Dzikrullah. Dzikrullah sendiri tujuannya bukan itu. Tujuan Dzikrullah adalah untuk mendapatkan Ridho Allah.”
Demikian petikan wejangan dari Sayyidi Syaikh H. Iskandar Zulkarnain Al Khalidi, SH, MH, q.s. dalam dokumentasi video yang diputar pada Sabtu malam (24/04) setelah Isya dan wirid berjamaah di Surau Baitul Amin, Sawangan, Depok. Pemutaran video tersebut dilaksanakan dalam rangka peringatan (haul) berpulangnya beliau ke Rahmatullah. Syaikh Mursyid Thariqah Naqsyabandiyah ke-36 yang merupakan penerus dari Sayyidi Syaikh Prof. DR. H. Kadirun Yahya q.s. itu wafat pada tanggal 24 April 2005.
Dalam video tersebut Sayyidi Syaikh H. Iskandar Zulkarnain, SH, MH, q.s. yang biasa dipanggil oleh murid-muridnya dengan sebutan YM Buya itu juga menyampaikan mengenai fanatisme yang sering disalahartikan. Para murid atau pengamal thariqah cenderung fanatik terhadap Syaik Mursyid atau Guru dari sisi zahiriyahnya atau pembawaan fisiknya. Akibatnya yang dicontoh adalah gaya hidupnya. Hal ini bisa benar, bisa tidak benar. Menurut beliau hal tersebut menjadi tidak benar jika berlebihan.
Beliau memberikan contoh mengenari fanatisme para pengikut Nabi Sulaiman AS dan Nabi Isa AS. Nabi Sulaiman AS yang kaya raya membuat pengikutnya juga ingin kaya raya. Dan Nabi Isa AS yang hidup sederhana menjadikan murid-murid ikut hidup sederhana. Padahal yang utama diajarkan oleh kedua Nabi AS tersebut adalah sisi kerohaniannya, bukan gaya hidupnya semata.
Demikian juga dengan halnya para Syaikh Mursyid yang diyakini oleh pengamal thariqah sebagai Al ‘Ulama Warasatul Anbiyya atau Ulama Pewaris Para Nabi. Yang diajarkan oleh para Syaikh Mursyid adalah sisi kerohanian dan akhlak, bukan pembawaan pribadi. Maka lebih tepat jika fanatisme terhadap seorang Guru atau Syaikh membuat seorang murid menteladani sisi kerohanian, akhlak dan ibadahnya kepada Allah SWT.
Itulah sebagian nasehat kebaikan dalam rekaman video yang disampaikan YM Buya dalam sebuah kesempatan berkenaan dengan Ziarah Akbar pada tahun 2004. Ziarah Akbar tersebut merupakan napak tilas silsilah keguruan Sayyidi Syaikh Prof. DR. H. Kadirun Yahya Al Khalidi q.s. yang disebut oleh murid-muridnya dengan sebutan YM Ayahanda Guru. Beliau ini merupakan Syaikh Mursyid Thariqah Naqsyabandiyah ke-35.
Setelah pemutaran video, sekitar 500 jamaah yang hadir kemudian berkumpul di sekitar kantin untuk silaturrahim sambil menikmati hidangan kenduri.

Forum Diskusi Baitul Amin, Membersihkan Penyakit Ruhani Menuju Akhlakul Karimah,Prof. Dr. Ir. Budi Santoso 25 April 2010 Pukul 10.00-11.45
JIKA ANDA INGIN PERUBAHAN KECIL, UBAHLAH PERILAKU ANDA
JIKA ANDA INGIN PERUBAHAN BESAR, ANDA TIDAK CUKUP HANYA DENGAN MENGUBAH PERILAKU, TETAPI ANDA HARUS MENGUBAH PARADIGMA ANDA
- 0 notes | Comments
- sufi thinking •
- pelatihan •
Tags:

